Minggu, 11 Maret 2018

PANDUAN SUKSES MERAWAT TANAMAN CEMARA UDANG

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-sukses-merawat-tanaman-cemara.html


Bagi mereka yang awam, tentunya nama Cemara Udang terdengar masih asing. Bahkan tidak menutup kemungkinan bagi sebagian orang yang merasa bahwa Cemara Udang adalah nama dari hewan bukan nama dari tumbuhan.

Sehingga tidak heran apabila banyak orang yang seringkali masih salah mempresepsikan dari tanaman Cemara Udang itu sendiri. Padahal bagi mereka pecinta tanaman hias, maka nama Cemara Udang bukanlah nama tanaman yang asing lagi.

Hal tersebut tentunya bisa terjadi bukannya tanpa alasan. Dimana alasan utamanya adalah karena tanaman Cemara Udang memiliki keindahan yang tidak tanggung-tanggung.

Terutama keindahannya yang terletak pada bentuk batangnya yang meliuk-liuk dan juga tidak biasa. Sehingga hal tersebut semakin menambah daya tarik dari tanaman Cemara Udang itu, sekaligus membuat banyak pihak semakin tertarik untuk merawatnya.

Bagi mereka yang sudah ahli tentunya hal ini bukanlah sesuatu yang sulit. Namun bagi mereka yang masih awam tentunya akan menemukan berbagai kesulitan dalam melakukan hal ini.

Untuk itulah, berikut ini akan dijelaskan cara menanam dan merawat tanaman Cemara Udang:
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-sukses-merawat-tanaman-cemara.html
1. Persiapkan Media Tanam
Hal per­tama yang harus dipersiapkan dalam menanam tanaman Cemara Udang tentunya adalah media tanam. Dimana media tanam ini akan berpengaruh besar terhadap tanaman Cemara Udang nantinya.

Karena media tanam yang baik juga nantinya akan menghasilkan tanaman Cemara Udang yang baik pula. Sedangkan media tanam yang kurang cocok juga tentunya akan menghasilkan tanaman Cemara Udang yang kurang baik pula.

Sedangkan untuk media tanam yang cocok untuk tanaman Cemara Udang adalah serutan bekas kayu. Dimana serutan bekas kayu ini nyatanya telah terbukti memberikan efek positif terhadap tanaman Cemara Udang nantinya.

Sehingga apabila memang berniat untuk menanam Tanaman Cemara Udang, maka ada baiknya untuk mempersiapkan media tanam dengan serutan kayu ini. Dimana seperti yang diketahui bahwa serutan kayu juga adalah barang yang mudah untuk bisa ditemukan. Sehingga tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya dari berbagai tempat.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-sukses-merawat-tanaman-cemara.html
2. Penyiraman Dilakukan Secara Teratur
Hal berikutnya yang juga harus mendapatkan perhatian adalah melakukan penyiraman. Dimana seperti yang diketahui bahwa setiap tanaman tentunya membutuhkan air yang cukup.

Dimana cadangan air hanya bisa didapatkan dengan cara memberikan tanaman air dengan kadar yang sudah ditentukan. Dimana pemberian air ini juga harus dilakukan secara rutin dan juga teratur, yaitu penyiraman dilakukan dua kali dalam sehari dengan pemberian jarak waktu yang cukup.

Dengan rentang antara pagi hari dengan sore hari. Dimana pemberian jarak waktu yang cukup ini juga bisa membantu pertumbuhan dari tanaman agar nantinya bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan juga maksimal.

Selain itu, tata cara penyiraman juga tidak kalah pentingnya untuk mendapatkan perhatian. Yaitu usahakan untuk tidak terlalu melebihi kapasitas potnya. Karena ditakutkan nantinya akan bisa menyebabkan pembusukan pada akar dari tanamannya.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-sukses-merawat-tanaman-cemara.html
3. Pembersihan Tanaman Secara Rutin
Hal terakhir yang mesti dilakukan dan juga wajib untuk dilakukan secara rutin adalah pembersihan tanaman. Dimana tanaman yang bersih nantinya akan bisa tumbuh dengan baik dan juga cepat.

Apalagi sekarang ini banyak sekali debu maupun hal lainnya yang membuat kebersihan dari tanaman menjadi terganggu. Sehingga proses pembersihan ini tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja. Tentunya perlu dilakukan pembersihan tanaman secara rutin dan juga baik.

CARA MENANAM TANAMAN KIWI DARI PEMBIBITAN SAMPAI PANEN

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-menanam-tanaman-kiwi-dari.html



Buah kiwi sendiri memiliki bentuk normal yang oval hampir mirip menyerupai bentuk telur ayam namun sedikit lebar pada ujung- ujungnya. Besarnya pun kira- kira sebesar telur ayam dengan ukuran 5 hingga 8cm atau sekitar 2 hingga 3 in dengan diameter 4 hingga 5 cm. Buah ini memiliki banyak sekali serat yang baik untuk tubuh, dengan kulit buah berwarna hijau kecoklatan serta daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji yang kecil- kecil berwarna hitam. Tekstur buah ini sangat halus dan lembut namun segar di mulut dan rasanya cukup asam.

Sebenarnya ketika buah ini masuk ke Indonesia, awalnya buah ini dikenal dengan nama Gosberi Cina namun buah ini dinamai kembali dengan nama melonette pada awal tahun 1950 karena alasan ekspor marketing agar harganya tidak turun di pasaran. Dan terakhir buah ini diberi nama kiwi, kiwi sendiri merupakan sebuah nama burung yang tidak bisa terbang dan berasal dari selandia baru.

Buah kiwi sendiri biasanya digunakan untuk bahan makanan dan kue bahkan beberapa menu diet seperti salad dan yoghurt diet. Tidak hanya itu, buah kiwi dapat dijadikan campuran berbagai macam jenis jus, pudding bahkan bisa digunakan sebagai bahan campuran kosmetik seperti lipstick. Kebanyakan wanita juga sering menggunakan buah kiwi sebagai campuran pembuatan sabun, sampo, conditioner, masker dan lulur. Tidak hanya itu saja, banyak sekali perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan parfum yang memanfaatkan buah kiwi untuk dijadikan campuran dalam membuat parfum. Baunya yang khas sangat digemari banyak orang.

Selain itu, perlu juga diketahui bahwa banyak sekali kandungan zat yang ada di dalam satu buah kiwi selain kadar vitamin C yang tinggi sehingga menghasilkan rasa yang cukup asam. Banyak sekali kandungan buah kiwi.

Kandungan Buah Kiwi
  • Energy
  • Karbohidrat
  • Serat yang tinggi
  • Gula
  • Lemak
  • Protein
  • Vitamin B1, B2, B3, B6, B9, C, E, K
  • Magnesium
  • Fosfor
  • Kalsium
  • Besi
  • Kalium
  • Natrium
  • Zink

Dengan banyaknya kandungan zat yang terdapat pada buah kiwi maka banyak sekali manfaat yang didapatkan selain sebagai campuran makanan, pudding, salad bahkan alat- alat kosmetik, parfum dan sebagai bahan campuran perawatan tubuh. Buah kiwi tentunya sangat baik untuk kesehatan dengan mengkonsumsi atau sekedar menggunakan buah kiwi yang disebabkan oleh kandungan tersebut yaitu.

  • Membantu memperlancar pencernaan dengan enzim
  • Membantu menstabilkan tekanan darah
  • Melindungi terhadap kerusakan DNA
  • Meningkatkan daya imun bagi tubuh
  • Membantu dalam proses metabolisme
  • Membantu proses penurunan berat badan secara efektif
  • Membantu proses detoks
  • Menjaga kesehatan mata
  • Mengatasi penyakit diabetes

Seperti yang anda ketahui banyaknya manfaat yang diperoleh dari mengkonsumsi ataupun menggunakan buah kiwi entah sebagai bahan pangan untuk dikonsumsi ataupun sebagai obat dan suplemen tubuh. Dan tentusaja karena ini merupakan jenis herbal yang alami maka tidak perlu khawatir karena tidak memiliki efek samping sama sekali. Karena banyaknya manfaat tersebut terutama bagi para remaja dan jasa kuliner, maka buah kiwi ini sangatlah banyak dicari.

Namun dengan banyaknya orang yang mencari manfaatnya, jumlah buah kiwi tidaklah banyak dan agak sedikit sulit dicari, anda hanya bisa menemuinya di pasar swalayan besar saja selain itu harganya pun cukup mahal karena buah kiwi termasuk jenis buah impor. Oleh karena itu banyak sekali orang yang ingin menanam sendiri pohon buah kiwi tersebut, namun tidak tahu cara yang benar untuk menanamnya sehingga mengalami banyak kesulitan. Untuk mempermudahnya, berikut adalah cara- cara menanam buah kiwi yang baik dan benar.


http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-menanam-tanaman-kiwi-dari.html

Pembibitan atau biasa disebut dengan pembenihan merupakan proses terpenting yang harus dilakukan sebelum proses penanaman. Dalam proses pembibitan, anda harus melakukannya dengan benar, tepat dan hati- hati. Sebelum melakukan proses pembibitan buah kiwi, anda harus memperhatikan kondisi serta suhu ruangan terlebih dahuli.

Untuk proses pembibitan pastikan suhu dalam keadaan sejuk, tidak terlalu panas dan agak lembab serta terhindar dari sinar matahari secara langsung. Jika perlu usahakan ruang pembibitan dalam keadaan remang atau sedikit gelap. Hal ini akan membantu proses pembibitan dalam waktu yang cepat. Untuk lebih mudah berikut adalah proses pembibitan yang dapat anda lakukan :
  • Pembibitan buah kiwi sendiri dapat dilakukan dengan cara menyemaikan biji- biji buah kiwi yang sudah dikeringkan terlebih dahulu.
  • Rendam biji kiwi yang sudah kering menggunakan air hangat selama kurang lebih 4 hingga 6 jam lalu keringkan menggunakan lap.
  • Simpan biji- biji kiwi dan bungkus menggunakan tisu ataupun kapas selama satu malam.
  • Lalu keluarkan biji- biji kiwi dan sebarlah secara merata diatas media tanah humus selama kurang lebih 10 hari hingga daun kecambah mulai tumbuh.
  • Hindarkan dari sinar matahari secara langsung, akan lebih baik jika diletakkan dalam ruangan tanpa cahaya matahari agar proses pertumbuhan cambah lebih cepat.
  • Setelah terdapat daun pada tunas maka bibit siap untuk ditanam.
Lahan Tanam

Setelah biji- biji kiwi sudah mempunyai daun, anda bisa memindahkannya ke dalam pot- pot ataupun polibag hingga cukup besar untuk dipindahkan. Namun sebelum dipindahkan, seperti yang sudah disebutkan bahwa pohon kiwi merupakan jenis pohon tropis, jadi sebelum mempersiapkan lahan tanam, pilihlah tempat dengan suhu yang sejuk dan tidak terlalu panas. Ini akan baik terhadap pertumbuhan serta kandungan zat yang ada pada buah kiwi nantinya.

Hal ini dikarenakan bila suhu terlalu panas maka proses fotosintesis akan terganggu dan daun akan cepat layu dan buah kiwi pun akan rusak karena proses fotosintesis yang berlebihan, suhu yang baik untuk pohon kiwi yaitu kisaran 24 hingga maksimalnya 26 derajat selsius. Atau jika kamu ragu dan bingung bagaimana mengukur suhu yang pas, kamu bisa menanam pohon kiwi di tempat yang sekiranya sejuk dan tidak terlalu panas atau kamu bisa mencocokkan dengan suhu ruang kamar. Karena kamar memiliki suhu ruang kisaran 20 hingga 26. Dan berikut adalah cara mudah untuk proses pemindahan bibit kiwi :
  • Sediakanlah polibag atau pot kecil dalam jumlah yang sama dengan bibit pohon kiwi.
  • Campurkan tanah humus, dengan pupuk jenis pupuk kandang dengan perbandingan 2: 1 dan sedikit air.
  • Lalu masukkan campuran tanah tersebut ke dalam polibag atau pot dengan ukuran setengah tinggi polibag atau pot.
  • Setelah itu masukkan bibit kiwi dan tambahkan campuran tanah tersebut hingga penuh.
  • Letakkan di tempat yang sejuk dan biarkan hingga tumbuh kurang lebih setinggi 30 hingga 50cm dan setelah itu tanaman siap untuk dipindahkan dalam ladang.

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-menanam-tanaman-kiwi-dari.html

Pohon kiwi dapat tumbuh subur di wilayah tropis seperti Indonesia. Untuk penyiapan lahan, anda bisa memulainya dengan membersihkan ladang terlebih dahulu dari berbagai macam tanaman liar ataupun gulma. Proses penanaman pohon kiwi sendiri hampir sama dengan proses pemindahan, yaitu setelah memilih lahan yang cocok dengan suhu yang baik. Seperti di pekarangan rumah ataupun ladang yang memiliki udara dan suhu yang sejuk tentunya.

Namun sebelumnya, harus diperhatikan juga pemilihan tempat dengan memperhatikan tanah di tempat tersebut. Perhatikanlah tanah yang akan ditanami tersebut apakah cukup subur atau tidak, hal ini sangatlah berpengaruh bukan hanya pada proses pertumbuhannya tetapi juga kandungan zat yang ada pada pohon kiwi tersebut.

Tanah yang kering dan tandus akan mengganggu proses penyerapan air dan zat hara oleh akar tanaman sehingga pohon kiwi akan cepat mati dan kering, namu apabila tanah cukup subur dan sedikit gembur maka tanaman akan terjaga dengan baik dan tumbuh dengan cepat serta berbuah rimbun. Jadi perhatikan benar dalam pemilihan lahan demi memperoleh hasil yang baik dan berkualitas. Selanjutnya merupakan cara pemindahan bibit kiwi yaitu :
  • Setelah proses pembersihan lahan selesai, gemburkan bagian- bagian tanah yang akan ditanami.
  • Setelah gembur, pupuklah tanah menggunakan pupuk organic seperti pupuk kompos ataupun pupuk kandang secukupnya kurang lebih dengan perbandingan 2:1 dengan tanah.
  • Atur tingkat keasaman tanah menggunakan dolomite.
  • Buat lubang kecil- kecil pada bagian- bagian tanah yang digemburkan dengan jarak kurang lebih 2×2 meter tiap lubangnya,
  • Proses penggemburan tanah, pemupukan hingga pembuatan lubang harus diselesaikan dalam waktu 2 minggu sebelum penanaman bibit kiwi dilakukan.
  • Tanam bibit kiwi pada lubang lubang yang sudah dibuat.


Perawatan Pohon Kiwi

Cara menanam buah kiwi agar tumbuh subur dan berbuah rimbun, anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk merawat pohon ini seperti jenis- jenis tanaman lainnya. Hanya dengan menyiram. Memupuk serta membersihkan hama yang dapat mengganggu proses pertumbuhan dari pohon kiwi. Dan untuk lebih jelasnya lagi, berikut penjelasannya.

Pemupukan Pohon Kiwi

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-menanam-tanaman-kiwi-dari.html

Untuk jenis pupuk yang baik digunakan, sebenarnya pupuk organik seperti pupuk kandang ataupun kompos dan pupuk jenis kimiawi juga sangatlah bagus. Namun akan lebih baik jika anda menggunakan pupuk jenis organik seperti pupuk kandang ataupun kompos. Selain harganya lebih murah, dengan menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan, pupuk organik juga tidak memberikan dampak negatif seperti pupuk jenis kimia.

Dengan menggunakan jeenis pupuk organic pula maka kandungan zat yang ada dalam daun kari tidak akan berubah malah akan menjadi semakin baik. Pemupukan ini merupakan hal penting yang harus dilakukan demi menjaga kesuburan pada tanaman.

Adapun cara yang tepat dalam proses pemupukan yaitu :
  • Sama seperti tanaman jenis pohon- pohonan, pemupukan pada pohon kiwi harus dilakukan secara rutin.
  • Lakukan pemupukan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal ketika pohon kiwi baru dipindahkan ke ladang tanam hingga mencapai tinggi kurang lebih 1 meter.
  • Dan setelah mencapai tinggi kurang lebih 1 meter, pemupukan dapat dikuramgi menjadi 2 kali dalam seminggu secara rutin.
Penyiraman Pohon Kiwi

Proses penyiraman pada pohon kiwi sangatlh penting dan tidak boleh diabaikan. Untuk penyiramannya sendiri akan lebih baik jika air yang digunakan dicampur dengan air cucian beras yang telah difermentasikan. Ini akan membantu proses pertumbuhan lebih cepat serta memperlebat buah kiwi ketika masa panen datang. Adapun cara penyiraman yang benar yaitu :
  • Campurkan air biasa dengan air cucian peras dengan perbandingan 4:1
  • Setelah tercampur rata, sirampak sehari 2 kali pada pohon kiwi yaitu pada pagi hari dan sore hari untuk hasil yang maksimal
  • Selain itu jika tidak ada air cucian beras, menggunakan air campuran pupuk juga bagus untuk pertumbuhan serta kesuburan pohon. Yaitu dengan perbandingan air dan pupuk 5:1
Penyiangan Pohon Kiwi

Penyiangan merupakan proses penting yang harus anda lakukan jika ingin pohon kiwi anda memiliki buah yang rimbun dan subur. Penyiangan sendiri merupakan proses pembersihan serta penghilangan rumput- rumput liar dan gulma yang ada di sekitar area pohon kiwi. Lakukan penyiangan setiap 2 minggu sekali, ini akan secara efektif membuat gulma dan tanaman liar tidak muncul dengan cepat.

Pemotongan Dahan atau Ranting


Proses perawatan selanjutnya yang tak kalah penting dari merawat pohon kiwi adalah pemotongan dahan atau ranting pada pohon kiwi. Bila dirasa pohon kiwi telah memasuki masa setelah panen, anda harus memotong beberapa bagian cabang ataupun ranting pohon yang sekiranya mengganggu. Selain merapikan bentuk pohon, pemotongan pada pohon kiwi bertujuan untuk memaksimalkan proses penyerapan nutrisi serta mineral terhadap pohon agar menghasilkan buah dengan kualitas terbaik serta banyak.

Panen Kiwi


Berbeda dengan pohon tropis lain seperti mangga ataupun jambu air yang bisa dipanen hanya dengan memetik buahnya begitu saja, buah kiwi dipanen dengan cara yang berbeda. Dan berikut cara memanen buah kiwi yang benar :
  • Pilih buah kiwi yang telah masak pohon. Cirinya, buah kiwi yang siap panen memiliki tekstur kulit yang lebih halus dengan warna kulit hijau kecoklatan dan bau yang harum dank has.
  • Gunakan gunting tanaman sebagai pemotong tangkai buah, hindari memanen dengan hanya memetiknya dengan tangan. Ini akan merusak pertumbuhan buah serta bunga selanjutnya yang akan tumbuh.
  • Jika tidak ada gunting tanaman, gunakan gunting biasa untuk memetiknya.
  • Pohon kiwi mulai berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun sejak mulai ditanam.

DAUN TEMPUYUNG UNTUK PENGOBATAN MUJARAB


Tempuyung tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 - 1.650 m dpl.

Terna tahunan, tegak, 0,6 - 2 m, mengandung getah putih, dengan akar tunggang yang kuat. Batang berongga dan berrusuk. Daun tunggal, bagian bawah tumbuh dan berkumpul pada pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6 - 48 cm, lebar 3 - 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bungan bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling. Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabug dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecoklatan. Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, coklat kekuningan.

Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 meter disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.

Sifat dan Khasiat.
Tempuyung rasanya pahit dan dingin. Berkhasiat menghilangkan panas dan racun, peluruh kencing (diuretik), penghancur batu (lipotriptik), antiurolitiasis dan menghilangkan bengkak.

Kandungan Kimia
Tempuyung mengandung 
a -laktuserol, 
b -laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid dan taraksasterol.

Bagian yang digunakan
Daun atau seluruh tumbuhan

Indikasi
* Tempuyung dapat mengatasi:
  • Batu sakuran kencing dan batu empedu
  • Radang usus buntu (apendistis), radang payudara (mastitis)
  • Disentri
  • Wasir
  • Beser mani (spermatorea)
  • Darah tinggi (hipertensi)
  • Pendengaran berkurang (tuli)
  • rematik gout, memar
  • bisul, luka bakar.

Cara Pemakaian
Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15-60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar dan wasir.

Efek farmakologis dan Hasil Penenitian
Penelitian pengaruh ekstrak air dan ekstrak alkohol daun tempuyung terhadap volume urine tikus in vivo dan pelarutan batu ginjal in vitro , menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 
  1. daun tempuyung tidak secara jelas mempunyai efek diuretik, namun mempunyai daya melarutkan batu ginjal: 
  2. daya melarutkan batu ginjal oleh ekstrak air lebih baik dari pada ekstrak alkohol (Giri Hardiyatmo, Fak. Farmasi UGM 1991)

Praperlakuan flavonoid fraksi asetat daun tempuyung mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetraklorida (CCI 4) yang diberikan pada mencit jantan (Atiek Liestyaningsih, Fak. Farmasi UGM 1991)

Contoh Pemakaian
Radang Payudara
Tumbuhan tempuyung segar sebanyak 15g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari.

Bisul
Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul.

Darah Tinggi, Kandung Kencing dan Kandung Empedu Berbatu
Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan ebentar. Makan sebagai lalap bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari

Kencing Batu
Daun tempuyung kering sebanyak 250mg direbus dengan 250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Daun tempuyung, daun Advokad (Persea america) , daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya . Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Pendengaran berkurang (Tuli)
Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air masak. Gilling sampia halus, lalu diperas dengan kain bersih. Airnya diteteskan pada elinga yang tuli. Lakukan 3 - 4 kali sehari.

Catatan
Kapsul Prolipid yang diindikasikan untuk pengobatan kolesterol tinggi dan menjaga kelangsingan tubuh mengandung tumbuhan obat ini

Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi

TIPS PETANI MENGATASI TANAMAN BUAH NAGA GAGAL BERBUAH

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html


Setiap petani yang menanam tanaman tentunya memiliki niat besar untuk membuat tanaman besar sukses besar ketika panen nantinya. Karena panen yang sukses tentunya membuat perjuangan dari petani ketika menanam menjadi tidak sia-sia, bahkan juga menghasilkan keuntungan.

Hal tersebut juga tidak terkecuali bagi petani Buah Naga. Dimana seperti yang diketahui Buah Naga akhir-akhir ini memang tengah menjadi buah yang menjadi primadona. Hal tersebut bisa terjadi tentunya bukan tanpa alasan.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
Dimana alasan utamanya adalah pangsa pasar dari Buah Naga yang memang sangat besar. Sehingga membuat Buah Naga mulai banyak dicari-cari oleh banyak pihak untuk menjadi salah satu buah yang dikonsumsi. Sehingga tidak heran apabila membuat banyak pihak yang tertarik untuk menjadi petani dari Buah Naga.

Namun bukan berarti menanam Buah Naga tidak memiliki risiko. Salah satu risiko yang harus dihadapi adalah Buah Naga yang gagal berbuah. Tapi tenang saja, karena dibawah ini akan dijelaskan cara mengatasi tanaman Buah Naga yang gagal berbuah:

1. Melakukan Perkawinan Buah Secara Manual
Terjadinya buah pada tiap tanaman tentunya adalah karena terjadinya perkawinan. Dari perkawinan inilah nantinya akan terjadi pembuahan yang akan menghasillkan buah.

Namun sayangnya, tidak semua tanaman bisa memiliki kesempatan dan juga kemampuan yang sama untuk bisa melakukan perkawinan secara alami tersebut. Sehingga apabila tanaman Buah Naga yang mengalami gagal berbuah bisa jadi karena perkawinan alaminya yang gagal untuk terjadi.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
Disinilah peranan dari petani dibutuhkan untuk membantu perkawinan dari tanaman tersebut sehingga nantinya menghasilkan buah. Dimana perkawinan yang bisa dilakukan oleh petani adalah perkawinan yang dilakukan secara manual. Yaitu mempertemukan antara batang jantang dengan yang betina. Sehingga penyerbukan atau pembuahan dari tanaman tersebut akan bisa terjadi.

Walaupun tentunya perkawinan yang tidak dilalui secara manual maka bisa menghasilkan buah Naga yang tidak terlalu sempurna. Namun hal ini bisa diantisipasi dengan pengawasan yang baik dan juga disiplin. Sehingga resiko tersebut bisa dihindari.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
2. Tambahkan Pupuk
Hal lainnya yang bisa menjadi penyebab dari sebuah tanaman mengalami kegagalan ketika pembuahan adalah nutrisi yang kurang masuk. Sehingga membuat pembuahan dari buah mengalami banyak hambatan bahkan tidak menutup kemungkinan yaitu kegagalan. Sehingga hal ini tentunya bisa dilakukan dengan cara mengantisipasinya.

Yaitu dengan cara menambahkan pupuk untuk tanaman tersebut. Dimana pupuk yang diberikan haruslah pupuk khusus yang mengandung beberapa zat tertentu. Dimana nantinya zat yang terkandung dari pupuk ini bisa membantu perkembangan dari buah yang gagal tumbuh. Dimana untuk zat ini bisa mencari pupuk yang mengandung unsur P lebih tinggi daripada unsur N. Karena pupuk dengan ciri-ciri tersebutlah yang nantinya akan memberikan bantuan lebih untuk tumbuhan Buah Naga.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
3. Bisa Juga Gunakan Pupuk Kandang
Penggunaan pupuk kandang ternyata juga bisa memberikan opsi lain bagi tanaman yang sedang mengalami pembuahan yang gagal. Seperti yang diketahui, setelah sebelumnya memberikan pupuk khusus maka kali ini bisa memberikan tambahan dengan memberikan pupuk kandang. Dimana usahakan mencari pupuk kandang yang sudah kering.

Karena pupuk kandang yang sudah kering dipastikan mampu memberikan efek yang lebih baik daripada pupuk kandang yang masih basah. Sehingga pastikan untuk mencari pupuk kandang yang kering dan juga terhindar dari cairan kimia. Hal ini untuk memastikan baha pupuk kandang tersebut tidak terkontaminasi oleh berbagai zat yang berbahaya.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman
Buah Naga telah menjadi jenis buah yang cukup familiar bagi orang-orang di Indonesia. Padahal awalnya Buah Naga hanya tersebar di Negara Meksiko, Amerika Tengah hingga Afrika Selatan. Namun dengan seiring berjalannya waktu, penyebaran dari Buah Naga mulai menyebar ke berbagai negara. Termasuk salah satunya adalah Indonesia. Buah Naga sendiri menjadi salah satu jenis buah yang cukup digemari oleh keluarga Indonesia.

Hal tersebut terjadi bukan hanya karena Buah Naga memiliki rasa yang enak maupun segar, namun juga karena banyaknya kandungan manfaat dari buah yang berwarna merah menyala tersebut.

Mulai dari kaya kandungan akan vitamin C hingga dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kanker. Sehingga hal tersebut membuat banyak orang berbondong-bondong untuk menanam Buah Naga. Namun ternyata menanam Buah Naga bukannya tanpa ada tantangan. Salah satu tantangannya adalah hama yang menyerang buah berwarna merah tersebut.

Berikut ini ada beberapa cara pengendalian hama dan penyakit tanaman Buah Naga:

1. Semut
Hewan berukuran kecil ini nyatanya mampu menjadi masalah besar bagi petani yang tengah menanam buah Naga. Hal tersebut disebabkan karena hewan yang biasanya berkumpul dalam jumlah banyak tersebut akan menyerang tanaman Buah Naga yang tengah berbunga.

Gigitan yang diakibatkan dari semut tersebut membuat kualitas dari Buah Naga akan menurun, bahkan meninggalkan bintik yang mengurangi minat pembeli. Cara paling ampuh untuk mengendalikan hama berbentuk semut ini adalah siapkan cairan Gusadrin kurang lebih 2 cc/liter dan kemudian semprotkan pada bagian Tanaman Buah Naga yang bermasalah tersebut.

2. Tungau
Hama tanaman Buah Naga bukan hanya datang dari Semut namun juga binatang kecil lainnya yaitu Tungau. Dimana efek dari hama Tungau ini ternyata tidak main-main. Dimana Tungau akan menyerang tanaman Buah Naga yang tengah tumbuh dan membuat batang tanaman berubah menjadi coklat. Apabila tidak dilakukan tindakan maka kemungkinan yang paling terburuk adalah Tanaman Buah Naga yang diserang oleh Tungau bisa mati. Cara mengatasinya adalah dengan menyemprotkan cairan Omite dengan dosis 1-2 gr/liter. Dimana hal tersebut harus dilakukan secara rutin selama satu minggu.

3. Kutu Putih/ Kutu Sisik
Hama berikutnya datang dari Kutu Putih maupun Kutu Sisik. Dimana gigitan dari kedua binatang tersebut membuat batang dari Tanaman Buah Naga akan mengusam dan perlahan akan berubah menjadi coklat. Hal tersebut akan membuat pertumbuhan dari tanaman Buah Naga akan terganggu bahkan kemungkinan terburuknya adalah gagal panen.

Hal tersebut disebabkan karena tanaman Buah Naga yang tidak tumbuh secara sempurna. Cara yang paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan cairan Kanon sebanyak 1 hingga 2 cc/liter. Dimana cairan Kanon tersebut disemprotkan pada sela-sela tanaman yang ditinggali oleh Kutu Putih maupun Kutu Sisik.

4. Bekicot
Ternyata hewan berlendir ini juga bisa menjadi salah satu hama yang menyerang tanaman Buah Naga. Dimana Bekicot akan menggigit batang dari tanaman Buah Naga dengan perlahan. Gigitan tersebutlah yang kemudian membuat batang dari tanaman Buah Naga akan berubah menjadi kecoklatan dan perlahan akan membusuk. Sesuatu yang membuat tanaman Buah Naga cepat atau lambat akan mati. Dimana cara penganggulangan dari hama Bekicot selain tentu membuangnya adalah menjaga kebersihan di sekitar lingkungan penanaman Buah Naga.

Karena kehadiran Bekicot di sekitar penanaman tanaman Buah Naga karena lingkungan yang tidak terjaga dan juga banyaknya kotoran yang memancing hadirnya Bekicot. Diatas adalah jenis hama yang seringkali menyerang Tanaman Buah Naga dan bagaimana cara mengatasinya. Agar nanti tanaman Buah Naga yang ditanam bukan hanya bebas dari hama namun juga menghasilkan panen dengan kualitas terbaik.

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html

Sabtu, 10 Maret 2018

CARA PRAKTIS MENANAM RUMPUT GAJAH MINI

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-praktis-menanam-rumput-gajah-mini.html


Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach ) semakin naik pamor sebagai dekorasi taman. Perannya tak hanya sebagai penutup tanah, tapi sebagai pemanis nat lantai carport dan pembatas teras dengan taman.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-praktis-menanam-rumput-gajah-mini.html
Daunnya berwarna hijau pekat menyejukkan mata. Ciri khas lainnya, berdaun tebal dengan tepian yang agak keriting. Panjang daunnya hanya 5cm, meskipun rumput gajah biasa ada yang mencapai 10cm, dengan akar sepanjang 5cm-8cm. Meski tampilannya agak “pendek”, tapi terlihat rapi.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-praktis-menanam-rumput-gajah-mini.html
Daya tarik rumput yang harganya berkisar Rp25.000 – Rp35.000 per meter persegi ini ada pada tampilan yang lebih rapi dibanding saudaranya, rumput gajah “maksi”. Daunnya pendek dan tak cepat gondrong.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-praktis-menanam-rumput-gajah-mini.html
Anda pun tak perlu repot mencukurnya tiap bulan. Untuk menjaga kesuburan, Anda cukup menaburi urea dan NPK tiap dua minggu sekali. 

Mari, kita simak langkah praktis untuk menanam rumput gajah mini ini:

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-praktis-menanam-rumput-gajah-mini.html
  • Gemburkan tanah menggunakan cangkul. Cangkul dan balikkan tanah hingga kedalaman sekitar 20cm. Setelah itu, ratakan permukaan tanah.
  • Siapkan rumput dalam bentuk dan ukuran kecil. Pecah rumput besar menjadi ukuran lebih kecil, antara 3cm-5cm. Setelah itu, benamkan rumput ke dalam tanah hingga seluruh akarnya tertimbun. Benamkan rumput secara zig-zag sehingga nantinya pertumbuhan rumput subur, rapat, dan rapi.
  • Perkuat “ikatan” rumput dengan tanah. Pukul perlahan permukaan rumput hingga akarnya melekat ke dalam tanah.
  • Ratakan juga posisi rumput dan permukaan tanah dengan menggunakan permukaan lebar batu bata atau balok kayu. Kemudian, diamkan rumput selama satu minggu hingga akarnya tumbuh.
  • Taburkan pupuk urea dan NPK secara merata. Lakukan proses ini dua minggu kemudian.
  • Siram dengan air menggunakan gembor (ceret) yang berlubang kecil. Tekanan rendah akan menghindari penggenangan air pada tanah dan rumput yang dapat mengakibatkan pembusukan rumput.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/cara-praktis-menanam-rumput-gajah-mini.html

BUNGA KEMBANG MERAK UNTUK PENGOBATAN HERBAL YANG MUJARAB


Kembang merak adalah salah satu tanaman hias populer dari suku polong-polongan (Fabaceae). Biasanya ditanam di pekarangan, kadang-kadang bergerombol, dengan bunga berwarna merah kekuningan yang cerah. Habitusnya berupa perdu yang bisa mencapai tiga meter. Asalnya dari Amerika Serikat bagian selatan. Tumbuhan ini adalah flora nasional Barbados.

Nama daerah Kembang Merak:
Nama-nama daerah tanaman Kembang Merak tersebut antara lain merakan (Jawa), kembang patra kembala (Sunda), perak kegel (Madura), bunga kacang (Sulawesi Utara), jambul merak (Melayu).

Kandungan Kimia dan Efek farmakologis Kembang Merak :
Bunga kembang merak memiliki rasa manis, tawar, dan bersifat netral. Beberapa bahan kimia yang terkandung pada bunga kembang merak diantaranya tanin, gallic acid, resin, zat merah, dan beuzoic acid. Pada K daunnya terkandung alkaloid, saponin, tanin, glucoside, dan calcium oksulat. Sementara pada kulit kayu terkandung plumbagin, lumbagol, tanin, zat samak, alkaloid, saponin, dan kalsium oksalat. Efek farmakologis yang dimiiki oleh bunga kembang merak di antaranya melancarkan sirkulasi darah dan haid, abortivum, dan emenagogum. Selain itu, kulit kayu kembang merak mempunyai efek kelat dan berfungsi sebagai peluruh haid.

Khasiat dan Manfaat Kembang Merak
1. Diare akut
Tumbuk halus 5 g kering atau 10 g segar kulit batang kembang merak, lalu seduh dengan 100 cc air panas dan minum dua kali sehari.

2. Hepatitis
Rebus 30 g daun kembang merak dan 30 g daun serut (Streblus asper Lour.) dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring, lalu minum saat hangat dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

3. Kejang panas pada anak
Cuci bersih 5 kuntum bunga kembang merak, 1/4 genggam daun kembang merak, 3 jari akar kembang merak, dan 3 jari kulit batang kembang merak. Tumbuk halus semua bahan lalu tambahkan air garam secukupnya. Gunakan untuk menggosok leher, punggung, dan kaki anak.

4. Panas
Seduh 5 g kering atau 20 g segar bunga kembang merak dengan 1 gelas air panas. Minum air seduhan saat hangat.

5. Perut kembung
Tumbuk halus daun kembang merak, alang-alang, dan bawang putih secukupnya sampai menjadi bubur. Balurkan campuran bahan pada perut sebagai obat luar.

6. Sariawan
Rebus 30 g daun kembang merak dengan 4 gelas air sampai mendidih, lalu gunakan untuk berkumur.

Catatan:
Wanita hamil dilarang minum ramuan ini.

Jumat, 09 Maret 2018

CARA SUKSES BUDIDAYA BUAH KIWI


Harga yang mahal membuat kiwi jarang dikonsumsi langsung. Tapi minimal, kiwi dapat ditambahkan ke dalam berbagai olahan yang sangat digemari oleh keluarga. Jika musimnya, kiwi sangat mudah ditemukan dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Bagi masyarakat, kiwi biasanya diolah menjadi puding atau minuman yang menyegarkan. Dalam penyajian makanan secara internasional, kiwi lebih sering digunakan sebagai granis yang juga berfungsi sebagai isian makanan yang disajikan, seperti salad buah. Makanya, dengan terus meningkatknya kebutuhan akan buah ini, usaha budidaya buah kiwi masih menjanjikan. Apalagi, kiwi bukanlah tanaman yang sulit dibudidayakan.

Pohon kiwi dapat tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Kamboja, malaysia dan Indonesia.

Kiwi secara komersial tumbuh pada struktur dukungan kokoh, karena dapat menghasilkan beberapa ton per hektar, lebih dari tanaman merambat agak lemah dapat mendukung. Biasanya ini dilengkapi dengan sistem air untuk irigasi dan perlindungan embun beku di musim semi.

Kiwi anggur membutuhkan pemangkasan kuat, mirip dengan anggur. Buah ditanggung pada satu tahun dan tongkat yang lebih tua, tetapi produksi menurun karena setiap usia tebu. Tongkat harus dipangkas mati dan diganti setelah tahun ketiga mereka.

Tanaman biasanya dioecious, yang berarti individu tanaman baik laki-laki atau perempuan. Hanya perempuan tanaman berbuah, dan hanya jika pollenized oleh pabrik laki-laki. Satu pollenizer laki-laki diperlukan untuk setiap 3-8 anggur perempuan.

Suatu pengecualian adalah ‘Issai’, hybrid kultivar a (Actinidia arguta x polygama) dari Jepang, yang memproduksi bunga sempurna dan dapat diri penyerbukan, sayangnya tidak memiliki semangat, kurang kuat daripada bentuk A. paling arguta dan bukan merupakan produsen besar .

Kiwi ini sangat sulit untuk penyerbukan, karena bunga tidak terlalu menarik bagi lebah. Beberapa pukulan produsen dikumpulkan serbuk sari di atas bunga betina. Umumnya, pendekatan yang paling sukses, meskipun, adalah saturasi penyerbukan, di mana populasi lebah dibuat begitu besar (dengan sarang menempatkan di kebun) yang lebah terpaksa menggunakan bunga ini karena persaingan yang ketat untuk semua bunga dalam jarak penerbangan.

Cara Budidaya Kiwi


A. Proses Penyiapan Lahan
Kiwi dapat tumbuh dengan cukup subur di wilayah tropis seperti di Indonesia. Penyiapan lahan bisa kita mulai dengan membersihkan lahan dari tanaman-tanaman liar. Setelah lahan bersih langkah selanjutnya yaitu kita gemburkan bagian-bagian yang akan kita tanami. Setelah digemburkan, tanah bisa kita pupuk dengan pupuk kandang secukupnya. Kita juga bisa mengatur tingkat keasaman tanah dengan cara mengapur tanah dengan dolomite.

Selanjutnya di bagian-bagian tanah yang digemburkan tadi kita buat lubang-lubang tanam dengan jarak kurang lebih 2 x 2 meter. Proses pembajakan, pemberian pupuk, pengapuran, dan juga pembuatan lubang-lubang tanam sebaiknya telah selesai dikerjakan dua minggu sebelum penanaman bibit kiwi dilakukan. Sembari menggarap lahan kita juga bisa memulai proses pembenihan sehingga ketika benih telah siap tanam, lahan juga sudah siap untuk digunakan.

B. Proses Pembenihan
Pembenihan atau pembibitan buah kiwi dapat dilakukan dengan cara menyemaikan biji-biji kiwi. Untuk membantu mempercepat proses penyemaian, biji-biji buah kiwi kita rendam dahulu dengan air hangat, lalu kita keringkan. Setelah itu biji-biji tersebut kita simpan terbungkus dengan tissu maupun kapas selama satu malam. Setelah itu kita keluarkan biji-biji tadi dan mulai kit semai di atas tanah.

Media yang baik untuk penyemaian adalah tanah humus. Caranya yaitu kita sebar biji-biji tadi secara merata di atas tanah dan diamkan selama sepuluh hari (hingga kecambah dan daun mulai tumbuh). Perlu diingat juga bahwa selama proses penyemaian sebaiknya biji-biji tadi diberikan naungan untuk menghindari sinar matahari langsung.

C. Proses Penanaman
Setelah biji-biji buah kiwi mempunyai daun-daun, kita bisa memindahkan mereka ke dalam pot-pot hingga cukup besar untuk ditanam di atas lahan. Cara menanam benih-benih tersebut yakni tinggal dimasukan saja bagian pangkal batangnya ke lubang-lubang tanam yang telah siap digunakan. Selanjutnya, seperti cara tanam pohon pada umumnya, kita timbun dengan tanah dan timbunan tersebut sedikit kita tinggikan supaya tidak tergenang air ketika hujan.

D. Proses Pemeliharaan
Perlu diketahui bahwa struktur tanah yang diperlukan untuk menanam pohon kiwi haruslah kuat, karena tanah akan menahan beban pohon kiwi yang sangat berat ketika pohon-pohon tersebut berbuah. Cara merawat pohon kiwi supaya tumbuh subur yakni dengan mengairi secara teratur, memupuk tanah secara berkala, membabat rumput-rumput liar, dan juga mengendalikan hama pohon dengan penyemprotan. Selain itu kita juga perlu memeliharabunga dan membantu proses penyerbukan dengan kuas halus supaya berbuah lebih banyak. (Int)

Kandungan Gizi Buah Kiwi

Dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Paul La Chence yang dipublikasikan oleh Journal of the American College of Nutrition. Hasil penelitianya menujukan bahwa kiwi merupakan buah yang kepadatan nutrisinya paling tinggi dibandingkan buah-buahan lain. Ini menunjukan bahwa kiwi mengandung kepadatan nutrisi terbaik dibandingkan buah lainnya.

Di dalam kiwi terkandung asam amino arginin dan glutamate. Arginin bersifat vasodilator atau penurun tekanan darah dan membantu meningkatkan aliran darah. Asam amino ini juga terbukti mampu mengobati gejala impotensi ringan.

Kandungan mineral esensisal dalam kiwi juga sangat banyak. Seperti kalium, kalsium, magnesium, seng, tembaga, mangan dan fosfor. Mineral kalium dalam kiwi bisa mencapai 5,4 mg/kalori.

Kalium berfungsi menjaga fungsi gerak reflek sistem saraf dan menjaga fungsi otot. Mineral ini juga berperan sebagai penurun tekanan darah tinggi. Sedangkan mineral magnesium dalam kiwi mampu mencegah serangan jantung dan hipertensi.

Vitamin dalam kiwi juga sangat beragam. Kandungan vitamin C di dalam kiwi jumlahnya 17 kali lipat lebih banyak dibandingkan apel.

Kiwi juga mengandung vitamin E, B1, B2, B6 dan vitamin A. Peran vitamin C dan E dalam kiwi berfungsi sebagai antioksidan, zat penangkal radikal bebas penyebab penuaan dini dan pencegah sel kanker.

Tingginya kandungan vitamin C dalam kiwi menjadikan buah ini dapat mempertahankan trubuh dari serangan flu dan Kiwi terkenal sebagai buah penghasil vitamin C terbesar diantara buah-buahan yang lain. Bentuk buahnya yang unik, berbulu dengan tekstur buah yang khas, membuat kiwi digunakan sebagai granis atau hiasan makanan.

PANDUAN MENANAM JERUK BALI

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-menanam-jeruk-bali.html


Buah jeruk sendiri memiliki banyak sekali jenis dan macamnya tergantung dari ukuran dan rasa. Ada jeruk berukuran kecil sekecil bola bekel hingga jeruk berukuran sebesar bola basket. Ada pula jenis jeruk dengan rasa sangat asam hingga jeruk manis dan berbeda jika anda melihat Cara Penanaman Aquaponik, hal ini tentunya juga mempengaruhi harga jeruk tersebut.

Dengan ukuran dan rasa yang berbeda, jeruk memiliki banyak sekali jenis dari segi nama. Mulai dari jeruk limau, jeruk nipis, jeruk keprok, jeruk lemon, hingga jeruk bali. Dari semua jenis jeruk yang ada berbeda jika anda melihat Cara Mengatasi Penyakit pada Tanaman Tomat, jeruk bali merupakan salah satu jenis jeruk yang banyak digemari orang. Tidak hanya karena ukurannya yang cukup besar, jeruk bali memiliki rasa yang lezat. Biasanya jeruk bali memiliki rasa manis asam dan segar dengan bulir jeruk yang berukuran lebih besar dari jenis jeruk lainnya.

Adapun ciri dari jeruk bali, dilihat dari segi tanamannnya jeruk bali memiliki ukuran yang lebih besar disbanding dengan tanaman jeruk lainnya. Kulit buah dari jeruk bali bisa dibilang sangat tebal dan membutuhkan alat seperti pisau untuk mengupasnya. Adapun daging jeruk bali yang berbeda dengan jenis jeruk lainnya. Jika jeruk pada umumnya memiliki daging buah dan bulir berwarna kuning, jeruk bali memiliki daging buah dan bulir berwarna kemerahan. Adapun tekstur buah jeruk bali yang renyah dan sangat segar, hal ini karena jeruk bali memiliki kandungan air lebih banyak.

Cara Menanam Jeruk Bali dalam Pot

Bagi anda yang memiliki kegemaran bercocok tanam terutama tanaman buah, anda bisa menjadikan jeruk bali sebagai pilihan alternatif anda. Dan bagi anda yang tertarik, berikut kami sampaikan infirmasi seputar cara menanam jeruk bali dalam pot. Hal ini tentunya mengacu pada media tanam jeruk bali yang tidak hanya dapat ditanam secara langsung di tanah. Selain itu, akan lebih praktis dan hemat jika anda menanam jeruk bali dalam pot. Dan berikut merupakan penjelasan serta rincian singkat dan praktis yang bisa anda ikuti.
Bibit Jeruk Bali

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-menanam-jeruk-bali.html

Langkah pertama dalam cara menanam jeruk bali dalam pot yang tepat yaitu menyiapkan bibit tanaman jeruk bali. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan bibit jeruk bali yang berkualitas dan layak tanam :
  • Pertama anda bisa memperoleh bibit secara langsung dari biji jeruk bali. Jika anda ingin mendapatkannya dari biji berbeda dengan Cara Budidaya Ikan Aquaponik, maka keringkan biji terlebih dahulu dengan cara menjemurnya selama kurang lebih 2 hingga 3 hari.
  • Setelah biji kering, angin- anginkan selama 5 menit dan rendam dalam air selama kurang lebih 4 hingga 7 jam.
  • Buatlah media semai menggunakan wadah tray ataupun polybag, campurkan tanah, sekam dan pupuk dengan perbandingan 2: 1: 1 dan masukkan ke dalam wadah tersebut.
  • Sebarkan biji jeruk bali pada wadah dan tutup biji dengan tanah campuran yang sama. Setelah itu lembabkan tanah dengan menyiramnya menggunakan metode spray.
  • Lakukan proses perawatan hingga benih menjadi bibit dengan ketinggian mencapai 10 cm.
  • Selain itu, anda juga bisa memperoleh bibit dengan cara vegetative yaitu melakukan proses stek dan cangkok.
  • Untuk memperoleh bibit dari stek dan cangkok, anda tentunya perlu memilih indukan yang unggul, tidak berpenyakit ataupun cacat.
  • Adapun cara paling mudah dar efektif yaitu dengan membeli bibit jeruk bali secara langsung ataupun online. Untuk mendapatkan bibit unggulan anda perlu melihat review ataupun bertanya terlebih dahulu kepada penjualnya.
  • Jika anda membeli bibit, usahakan bibit merupakan jenis bibit yang sudah siap tanam dengaan ketinggian sekitar 30 hingga 40 cm.

Media Tanam Bibit Jeruk Bali

Setelah anda menyiapkan bibit jeruk bali yang berbeda dengan Cara Mengatasi Penyakit Busuk Akar pada Tanaman Padi, langkah selanjutnya dalam cara menanam jeruk bali dalam pot yaitu membuat media tanam. Media tanam yang dimaksud tentunya media dengan wadah pot, dan berikut pejelasan singkatnya :

  • Pertama pilih jenis pot yang anda sukai, anda bisa memilih jenis pot plastik seperti pada umumnya, ataupun pot porselen. Tapi akan lebih praktis dan mudah jika anda memilih pot plastik, selain mudah didapat juga ringan jika anda ingin memindahkannya.
  • Setelah itu jangan lupa untuk memperhatikan ukuran pot, sangat penting bagi anda untuk memilih ukuran pot yang sesuai. Karena jeruk bali dapat tumbuh besar dan tinggi, disarankan anda memilih pot dengan ukuran besar dengan diameter lebih dari 30 cm.
  • Selain itu perhatikan bagian bawah pot, usahakan pot memiliki lubang kecil- kecil untuk mencegah terjadinya busuk akar.
  • Setelah anda menyiapkan pot, langkah berikutnya yaitu menyiapkan media tanah berupa pupuk kandang ataupun kompos dan tanah.
  • Campur tanah dan pupuk dengan perbandingan 2 : 1 dan masukkan ke dalam pot, untuk mencegah tumpahnya tanah ketika anda memindahkan pot maka sediakan ruang kososng pada media di bagian atas dengan ketinggian 5 cm.
  • Buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 10 cm pada pot. Untuk setiap pot yang ada, anda hanya bisa menyediakan 1 buah lubang tanam. 
Pemindahan Bibit Jeruk Bali

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/panduan-menanam-jeruk-bali.html

Setelah media tanam jadi berbeda dengan Cara Menanam Jeruk Limau, langkah selanjutnya dalam menanam jeruk bali dalam pot yaitu melakukan proses pemindahan. Proses pemindahan dilakukan ketika bibit sudah benar- benar siap tanam, dan berikut penjelasan singkatnya:
  • Setelah anda membuat lubang tanam, siapkan bibit jeruk bali yang akan anda tanam.
  • Pisahkan bibit dari media semai secara perlahan dan jangan sampai akar ataupun struktur tanamannya rusak.
  • Setelah itu masukkan bibit pada lubang tanam, untuk setiap lubang tanam, anda hanya bisa memasukkan 1 bibit jeruk bali saja.
  • Setelah itu tutup lubang tanam dengan tanah campuran dan jangan lupa sedikit padatkan agar bibit dapat berdiri kokoh.
  • Siram dengan air untuk melembabkan tanah pada media tanam dan pindahkan tanaman pada lokasi dengan pencahayaan cukup.
  • Langkah selanjutnya yaitu lakukan proses perawatan dengan melakukan penyiraman, pemupukan lanjutan dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan tanaman serta melakukan pengobatan jika terjangkit hama ataupun penyakit.

Secara ilmiah jeruk bali memiliki nama Citrus grandis dan lebih dikenal dengan nama Pamelo di beberapa Negara. Larisnya jeruk bali dan semakin banyaknya permintaan di pasaran membuat banyak orang memilih usaha budidaya ataupun menjual jeruk bali. Hal ini karena hasil menguntungkan yang bisa didapatkan. Tentunya ada banyak sekali keuntungan selain menghasilkan uang. Jeruk bali juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh anda, selain itu cara menanamnya juga sangat mudah. Tanaman jeruk bali dapat beradaptasi serta tumbuh dan berkembang dengan mudah.

sumber : ilmubudidaya.com/

Kamis, 08 Maret 2018

Spiders gotcha crawlin’?


By Kurt Jones, Chaffee County Extension Director

Most spiders are regarded as beneficial and should not be destroyed. Many people fear spiders because of stories or myths about them. Others object to spiders because of their habit of building webs in and around the home.

Spiders differ from insects in that they have eight legs rather than six and only two body regions instead of three. Some spiders spin a web while others do not.

Indoors, many spiders may be found in basements, crawl spaces and other areas where it is somewhat damp. Other spiders, however, prefer a drier situation and can be found in the upper corners of rooms, in attics or in floor vents.

Life Cycle

After mating, female spiders lay eggs in clusters called egg sacs. A few species lay their eggs in dark hiding areas and not in a silken sac.

Some female spiders guard their egg sacs; others carry the sacs with them. A female may          produce several egg sacs in her life. Eggs usually hatch into small spiders within three weeks.  Mating and egg laying can occur at any time of the year, depending upon species.

Are Spiders Dangerous?

Two species of spiders found in Colorado can be harmful to humans if they are bit.  The black widow spider and the brown recluse spider have poisonous bites. These two spiders are not aggressive and bites are uncommon. Their bites are rarely fatal but can cause serious illness.  Medical attention should be sought in the case of bites from these spiders.

Black Widow Spider

The black widow spider, Latrodectus hesperus, is common throughout Colorado. This spider can be found in undergrowth, under stones, in the openings to rodent burrows, in hollow trees or in any other kind of protected area. Around the home it may be found in garages, window wells, crawl spaces and occasionally in basements. It likes undisturbed areas in and behind objects.  Homes in new developments will be bothered for some time from natural populations in the area.

The female black widow is poisonous, while the male is not. The female is about 1 1/2 inches long. The body, excluding the legs, is about 1/2 inch, jet black or dark brown, and usually has red markings that can take the shape of an hourglass on the underside of the abdomen. The male is smaller with brown markings. The two sexes may be easily distinguished by their sizes and by the pattern of the red marks on the abdomen.


Brown Recluse Spider

The brown recluse spider, Loxosceles reclusa, is rare in Colorado. There are a number of other possible causes for symptoms similar to a bite from a brown recluse spider. In Colorado, these should be considered more likely than a brown recluse bite, given its rarity in our state. Specimens have been found and positively identified in the southeastern portion of the state. Brown recluse spiders occasionally have been brought into other parts of Colorado with household effects being moved in from other states where this spider is common. The brown recluse can live both indoors and outdoors, but in cooler climates it prefers to live in houses. It usually is found in bathrooms, bedrooms, closets, garages, basements and cellars.

The brown recluse spider is about 1/2 inch long, usually tan or buckskin, with long, dark brown legs and a violin-shaped dark mark immediately behind the eyes. The base of the violin mark is on the head with the violin neck pointing toward the abdomen. The brown recluse spider is the only spider with three pairs of eyes; all others have four pairs. It produces little webbing since it hunts its food.

Rabu, 07 Maret 2018

BERBAGAI CARA UNTUK BEBAS DARI GANGGUAN TIKUS DI RUMAH


Geram sekali rasanya apabila tikus mencari makanan serta mem­buat kerusakan. Pada umumnya pemilik rumah akan melakukan tindakan apabila kerusakan serta gangguan yang diakibatkan oleh si tikus kian parah.

Beberapa penyakit berbahaya pun bisa disebabkan karena tikus. Baik itu berdampak ri­ngan bahkan hingga yang me­nyebabkan ke­matian. Maka dari itu kita mesti mengusirnya.

Cara Mengusir Tikus
Sejumlah cara dilakukan su­paya dapat menghilangkannya. Upaya mengusir tikus yang dapat dilakukan sangat beragam yaitu bisa dengan menggunakan alat pengusir tikus semisal racun, lem tikus, pengusir tikus elektrik, jasa pembasmi tikus ataupun dengan cara alami.

Namun tak seluruh orang melakukan cara tersebut, ter­lebih apabila memakai racun untuk mengusir tikus yang men­jengkelkan tersebut, masalah yang dihadapi ialah sewaktu tikus sudah memakan racun tersebut maka tikus akan mati di area yang sulit, sehingga menimbulkan bau bangkai dan jika memakai lem tikus ma­ka masalah yang dihadapi ialah mesti membuangnya, ten­tunya hal tersebut sangatlah men­jijikkan, bukan?

Bagi kamu yang tidak mau ribet, bisa menggunakan jasa pembasmi tikus untuk me­ngu­sir tikus di rumah. Namun meng­gunakan jasa pembasmi tikus harus rela mengeluarkan uang lebih.

Sebenarnya, mengusir tikus di rumah bisa dilakukan tanpa racun atau secara alami. Cara membasmi tikus rumah tanpa racun ini tidak mengeluarkan uang banyak. Nah, berikut ini sejumlah cara mambasmi tikus atau cara mengusir tikus di rumah secara alami yang terbukti ampuh.

Memelihara Jangkrik
Mengusir tikus di rumah bi­sa dilakukan dengan cara me­melihara hewan jangkrik, hewan ini terbukti ampuh me­ngusir tikus namun jangan jang­krik yang mengeluarkan suara nyaring, sebaiknya peli­haralah jangkrik dengan suara tak nyaring serta jangkrik aduan.

Suara yang dikeluarkan oleh jangkrik akan mengganggu pendengaran tikus, sebab tikus tak menyukai area yang ramai serta kebisingan. Taruhlah he­wan jangkrik di area yang kerap di lalui atau di datangi tikus.

Daun mint
Cara membasmi tikus se­lanjutnya yaitu dengan daun mint. Daun ini tidak hanya memiliki segudang manfaat terhadap kesehatan tubuh saja, namun daun mint ini menjadi salah satu tanaman pengusir tikus, sebab tikus amat tidak menyukai aroma daun mint.

Belilah 1 atau 2 ikat daun mint, setelah itu ambilah sa­rinya serta larutkan ke dalam air. Apabila sudah larut sem­­­­­­­protkanlah la­­­rutan tersebut ke area yang sering didatangi ataupun dilalui tikus.

Sehingga tikus akan meng­hindari tempat yang diberi larutan mint tersebut, sangat disarankan untuk menanam pohon mint pada pot di sekitar rumah sebab lebih hemat.

Menggunakan Kapur Barus.
Tikus sangat tidak meng­gemari bau-bauan harum yang sangat menyengat semisal kapur barus. Dari hal tersebut kita bisa memanfaatkannya sebagai cara menangkal tikus tersebut yaitu dengan cara menggunakan ka­pur barus.

Caranya sangat mudah hanya dengan menaruh kapur barus di tempat yang kerap dilalui ataupun didatangi tikus. Dengan demikian hewan menjengkelkan tersebut akan merasa terganggu serta akan memilih pindah. Kapur barus pengusir tikus ini bisa Anda dapatkan dengan mudah.

Soda Pop (Bom Soda)
Cara membasmi tikus dengan soda pop ini sangat mudah, yaitu hanya dengan menaruh ataupun mencampurkan baking soda ke makanan yang digemari tikus.
Memelihara Kucing.
Cara membasmi tikus rumah selanjutnya yaitu dengan me­­melihara kucing. Dengan me­melihara kucing maka ke­mung­kinan besar tempat ting­­­gal anda akan bebas dari ti­kus. Hanya mendengar suara kucing saja, tikus-tikus akan lari ketakutan.

Menggunakan Kulit Durian
Buah ini sangat digemari, sebab tidak hanya mempunyai rasa yang lezat, buah ini pun bisa digunakan sebagai salah satu cara mengusir tikus curut.

Bagian buah durian yang dapat dipergunakan untuk mem­­basmi tikus ialah bagian ku­litnya. Potonglah kulit buah durian dan taruhlah di daerah yang kerap dilalui tikus. Duri tajam serta aromanya yang menyengat akan mengusir tikus.

Saus Cabai, Air serta Deterjen Pakaian
Cara membasmi tikus se­­­­­­lanjutnya yaitu dengan cara men­campurkan saus cabai yang pa­ling pedas dengan deterjen, dan larutkan ke dalam air.

Taruhlah hasil campuran ter­­sebut ke dalam botol spray. Cai­ran tersebut mesti selalu siap di tangan Anda, ketika tikus muncul, maka semprotkanlah dengan cairan tersebut. Maka tikus akan merasa panas.

Menggunakan Buah Mengkudu
Apabila mempunyai buah meng­kudu, maka anda bisa meng­gu­nakannya untuk me­ngu­sir tikus. Ca­ranya sangat­lah mudah, hanya de­ngan menghancurkan serta men­­campurkannya dengan air ke­mudian di siramkan ke daerah yang kerap dilewati tikus. Cara seperti ini sangatlah cocok untuk diterapkan dalam mengusir tikus di sawah ataupun di gudang

Beranda pertanian masa kini